My life, my nature, my harmony

My life, my nature, my harmony

Sabtu, 01 November 2014

Jika Kenyataan Tak Sesuai Harapan



Sumpeg. Bete. Bad mood. Begitulah kadang kalau sedang menghadapi situasi sulit yang tidak bisa dipahami. Manusiawi. 

Ternyata, hidup memang tidak selalu sesuai dengan apa yang kita ingin dan harapkan. Lalu jika memang harapan tidak selalu sesuai dengan apa yang kita inginkan, apa harapan itu nonsense

Jika harapan itu tidak selalu sebanding lurus dengan apa yang kita upayakan, terus apa artinya afirmasi, positif thinking, dan sugesti untuk sukses jika tak bisa mengatasi persoalan, alias, tidak berkontribusi terhadap keberhasilan (apa yang kita mau), apakah arifmasi itu not works?

Untuk orang tipe goal oriented sepertiku, dengan latar belakang banyaknya ketidak berhasilan di belakangku, sometimes godaan untuk menggugat cara-cara yang disarankan untuk meraih keberhasilan di saat saat kritis kepentog keadaan yang membuatku shock dan tak mengerti.  
Tapi, untunglah sebuah cara berpikir lapang membuatku lebih mudah menerima apapun yang tak sesuai dengan harapan.  Ketika aku membuat rencana, dan telah berupaya untuk berhasil dalam rencana itu, namun pada akhirnya tidak sesuai dengan harapan, berarti, Tuhan memiliki rencana lain, yang lebih baik daripada rencanaku. That’s it. Enough. Let He works His Way. 

Manusia sekalipun diberi potensi untuk berkreasi, ‘mencipta’ dengan pikirannya, merencana, dan mensugestikan apa yang ia inginkan, bagaimanapun ia tetaplah makhluk, yang got no power at all ketika Dia sedang ingin menunjukkan KuasaNya. It is.

Perih, pedih, tersayat-sayat, adalah hal yang manusiawi, ketika  kita tak langsung beradaptasi dengan ‘keinginan’ Tuhan. Tapi jika seketika mampu menyadari, oh, There He goes,… It is You who’s working. Lebih mudah untuk melunturkan rasa kecewa dan rasa luka dalam dada. 

Karena, Dia tak mungkin memberi sesuatu yang tidak baik. Tidak. Dia selalu ingin yang terbaik. Dia sangan special membimbing kita, dengan takdirNya, agar kita mampu mengembalikan semuanya kepadaNya, dan membiarkan Dia bekerja membantu kita. Then everything will be working, be letting go all of our frustrating feeling. 

God, I’m looking at You, when I feel disappointed. I realize, that You taught me this way, to be wiser, to be more patient, to be more relax, and let go…. Then You come, then bring me home,….to what my heart belong,…. To You….

With You, nothing to be disappointed. Nothing to be worry about, nothing to be angry with, nothing to be hopeless to.  I know when I’m understand, then You will smile that you say, you’d well done your exam. Then nothing to be tought exept You Alone. You Alone. You Alone. Thank You God, for all of Gracifying me, for let me feel this Bliss…. Thank You.  There’s no deep thankful except for You Alone. You Alone. You Alone. ***

Jakarta, End of Oct-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar