My life, my nature, my harmony

My life, my nature, my harmony

Rabu, 24 Maret 2010

Hidup Harmony

Banyak keinginan orang yang mengatakan: “ saya ingin hidup harmonis ”, “ saya ingin mempunyai keluarga harmonis…”. Namun bisakah harmonis terjadi begitu saja? Tentu saja tidak! Harmonis adalah hak, dan tentu saja pilihan hidup setiap insan. Akan tetapi, untuk menjadi harmonis tidaklah mudah. Anda harus siap berjuang untuk mencapainya.

Harmonis
Harmonis adalah hidup selaras secara universal. Dalam setiap interaksinya orang yang hidupnya harmonis akan merasa bahagia dan selalu damai hatinya, walaupun ia sedang menerima musibah atau sedang mengalami kesulitan materi dalam hidupnya. Ia akan tetap melihat di balik musibah terdapat hakikat, dan kesulitan adalah jalan kemudahan yang ia akan lalui. Karena baginya, dalam penderitaan maupun kesenangan tidak ada bedanya.
Seseorang yang harmonis mempunyai sikap fleksibel, positif dalam berfikir, bijaksana dalam memandang, arif dalam melihat, namun tegas dalam tindakan. Karakter orang yang harmonis selalu selaras dengan sifat dan karakter alam; kadang seperti air, seperti tanah, seperti angin atau udara, dan seperti api. Pada orang yang harmonis dimanapun ia berada akan selalu menyenangkan lingkungan, ia kerap bersahabat dengan mudah kepada setiap orang. Keselarasan yang dialami seseorang ini akan membawa dampak pada munculnya kebahagiaan lahir maupun bathin.
Untuk mencapai harmonis ada beberapa fase yang harus dilalui, jika anda tertarik untuk mengetahui lebih lanjut….silahkan terus mengakses web ini.

Keharmonisan hidup tidak melulu tergambar dalam potret keserasian secara fisikal. Harmonis hadir berawal dari kesadaran “dalam” diri setiap manusia. Dalam teori kehidupan, terjadi sinergi 2 teori faktor; memberi dan menerima. Lihat saja kenyataan di dunia ini adanya orang kaya pasti adanya orang miskin. Ini sebagai bukti bahwa 2 faktor itulah yang menjadikan keseimbangan hidup, karena keterikatan satu sama lain yaitu terciptanya saling membutuhkan. Si kaya membutuhkan si miskin, begitupun sebaliknya, si miskin akan bekerja kepada si kaya dan si kaya memberikan upah bagi tenaga si miskin. Seperti halnya transaksi dalam dunia bisnis, ada pedagang maka ada pembeli. Harmonisasi hal ini akan lebih manis jika hubungan interaksi 2 faktor saling membutuhkan tersebut menjaga dan meningkatkan kualitas peranannya secara benar. Tidak ada ekspolitasi dan penjajahan atas peranan masing - masing.

Menjadi Bahagia
Banyak orang mengidamkan hidup tenang dan bahagia, akan tetapi mereka belum tentu mengerti apa itu kebahagiaan sebenarnya. Bagi kebanyakan orang bahagia di-identikkan dengan pemenuhan kesenangan materi semata, padahal kebahagiaan tidak bisa diukur oleh sesuatu yang bersifat materiil. Contohnya: ketika anda dapat membantu orang yang dalam kesulitan, maka ketika orang tersebut berhasil keluar dari kesulitan dan menjadi bahagia atas bantuan anda maka anda pun akan merasakan kebahagiaan. Kebahagiaan tak dapat diukur harga dengan material, tetapi dapat dideteksi dari munculnya kecantikan dalam atau ( inner beauty ) dalam sosok seseorang.

Kebahagiaan sesungguhnya adalah perasaan batiniah yang melampaui panca indra, yaitu melampaui suara dan gelak tawa, dan jauh dari keramain fisik. Kebahagian tidak muncul karena angin sepoi - sepoi basa di sekeliling kita, atau karena mata yang terperangkap dalam penglihatan sesuatu yang indah, atau telinga yang menangkap irama disco, atau lagu syahdu atau karena mengecap makanan yang lezat. Kebahagiaan batiniah bisa dirasakan sewaktu kita merasakan kehadiran sesuatu yang Ilahiah.
Menjadi Damai
Damai adalah sesuatu keadaan bathin, yang sulit diungkapkan oleh lisan namun dapat dirasakan. Vibrasi dari energi orang yang mengalami kedamaian akan ikut mempengaruhi perasaan orang yang berada di dekatnya. Orang yang mengalami kedamaian mengalami ekstase dengan diri fisik. Karenanya fisik orang yang mengalami kedamaian akan terlihat segar dan ceria walau aktifitasnya padat.

Alangkah bodohnya jika ada orang yang mengartikan kedamaian dengan cara yang salah; menggunakan obat - obatan zat adiktif yang mengandung rasa kecanduan atau ketagihan. Mereka yang mencari kedamaian melalui obat dan narkotika justru mereka tidak mendapat kedamaian, karena fisik akan mengalami penurunan kesehatan, pikiran melayang amburadul, hati cemas dan ketakutan. Mana mungkin orang seperti ini mendapatkan kedamaian?. Kedamaian sejati bukan diperoleh dengan cara memberi konsumsi yang material untuk badan, akan tetapi memberikan makanan yang non material bagi ruhani. Biasanya dengan cara mencari pengalaman batiniah melalui ilmu pengetahuan.

Mencapai damai harus melalui keinginan hati, karena akan ada latihan mengubah cara menyikapi hidup. Walau begitu tidak mudah menjadi damai jika teknik yang diajarkan tidak diaplikasikan dalam pengalaman sehari - hari. Banyak orang datang dan bertanya pada saya tentang ini. Yang membuat mereka sulit mencapai kedamaian adalah karena faktor kebiasan sikap hidup yang sudah melekat bertahun - tahun. Saya bilang tidak ada yang sulit di dunia ini jika kita punya kekuatan disiplin. Jadi intinya Anda harus menyediakan ruang dalam hidup anda untuk disiplin dalam proses mencapai damai.
Bahagia dan damai adalah unsur menjadi harmonis.

Sumber : www.lifeisharmony.com

Senin, 15 Maret 2010

Jalan Penuh Bunga

To be harmony like nature,....
Lihat, deh, meskipun gambar di sebelah cuma lukisan, tapi... indah, 'kan?
Aku ingin hidupku penuh bunga-bunga yang selalu bersemi silih berganti. Bunga - bunga harmony yang menyelaraskan dunia penuh sesak dan sudah panas ini. Yah, meskipun masih gambar,.... ga papalah,... yang penting, ada gambaran.... Gambaran bunga-bunga,....
Anda juga ingin, 'kan, hidup penuh dengan bunga-bunga? Mari kita sharing bunga-bunga itu untuk lebih menyemarakkan hidup kita.... Salam....